"Kenapa seseorang haruslah mati? Apakah menjadi abadi merupakan anugerah atau kutukan?"
mungkin itulah kata pembauka yang tepat untuk review manga yang satu ini. Manga ini berjudul AJIN atau dalam bahasa inggrisnya DEMI-HUMAN.
 |
| Cover Ajin Volume 1 |
Ajin manga yang mungkin hanya segelintir orang saja yang tau. Manga ini masih fresh atau baru diterbitkan oleh majalah bulanan GOOD! AFTERNOON pada tanggal 7 maret 2012. Di MAL (MyAnimeList), manga ini mendapatkan skor 7,96 yang berarti manga ini reccomended untuk dibaca. Ajin, bercerita tentang manusia yang tidak dapat mati atau abadi. Di manganya, ajin pertama kali ditemukan di peperangan di negara Afrika tujuh belas tahun yang lalu. Karena hal tersebutlah, seorang Ajin akan dihargai milyaran yen apabila diserahkan kepada pemerintahan. Oke, kita kembali ke awal cerita. Cerita dimulai dengan kehadiran MC (Main Character) bernama Nagai Kei. Kei merupakan seorang anak SMA biasa dengan kepandaian yang luar biasa. Karena kepandaiannya lah, Kei mempunyai banyak teman di sekolahnya. Tujuan Kei sebenarnya adalah agar dapat menyembuhkan adiknya yang sedang sakit keras.
 |
| Kei hidup kembali setelah tertabrak truk |
Hingga suatu hari ketika Kei berangkat sekolah, sebuah truk menabraknya hingga tubuhnya hancur dan tentu saja orang normal akan mati. Akan tetapi tidak bagi Kei yang merupakan Ajin, Kei yang tidak mengetahui bahwa dirinya Ajin berlari sekuat tenaga untuk kabur dari polisi dan wartawan yang terus mengejarnya. Kei yang terus berlari tanpa harapan akhirnya menelepon kawan lamanya yang telah lama ia buang, Kai. Kai yang dimintai tolong oleh Kei membawa Kei pergi menjauh dari kota untuk menghindari kejaran polisi. Akan tetapi, kabar bahwa Kei yang merupakan seorang Ajin membuat banyak orang ingin mendapatkannya walaupun nyawa taruhannya. Kei dan Kai kemudian pergi ke hutan dan bertemu dengan orang asing yang akan membawanya ke polisi. Sebagai seorang Ajin, Kei memiliki kemampuan yang dimiliki oleh semua Ajin yaitu melemahkan manusia dengan teriakannya. Oleh karena hal tersebut, orang asing tersebut dapat dikalahkan dan Kei serta Kai dapat lolos dari pengejaran. Kei yang tidak ingin mengikutsertakan sahabatnya tersebut, pergi menghilang dengan meninggalkan Kai. Di sisi lain kepolisian terus mengejar Kei dengan bantuan dari kementrian kesehatan. Salah satu dari anggota kementrian, Tosaki Yuu ikut serta dalam operasi pengejaran Ajin bersam dengan asistennya, Izumi Shimomura yang merupakan seorang Ajin juga. Kembali ke Kei, Kei yang mendapatkan pesan dari salah satu Ajin bernama Satou dan Kouji kemudian menemui mereka karena Adiknya Eriko ditahan. Kei yang bertemu dengan mereka kemudian tidak mendapatkan adiknya karena mereka telah melepaskannya saat diperjalanan. Di tempat itu, Satou dan Kouji menawarkan kepada Kei apakah ia akan bergabung di organisasi mereka. Kouji yang mencoba kelayakan Kei kemudian menembak Kei dengan senjata penidur dan mereka akhirnya menyerahkan Kei ke pemerintah.
 |
| IBM Kei VS IBM Satou |
Di pemerintahan atau lebih tepatnya di gedung kesehatan, Kei dijadikan kelinci percobaan. Seluruh badannya disiksa dan diambil secara paksa untuk dijadikan bahan percobaan. Kei yang merasa kesakitan dan frustasi akhirnya mendapati dirinya bertemu dengan Kouji. Kouji kemudian memerintahkan Kei untuk mengeluarkan wujud aslinya sehingga Kei kemudian mengeluarkan IBMnya dan mencoba untuk membunuh si dokter bedah. Akan tetapi, ia tidak mampu karena ia tidak ingin dibenci Kai. Beberapa hari setelah kejadian tersebut, Satou dan Kouji menyerang gedung tersebut agar Kei dapat keluar dari tempat tersebut. Akan tetapi, Kei yang keras kepala pergi sendiri dengan bantuan IBMnya. Satou yang melihat hal tersebut menyerang Kei dengan IBMnya dan terjadilah pertempuran yang hebat antara IBMnya Kei dengan IBMnya Satou. Kei yang bisa meloloskan diri dari serangan tersebut kemudian lompat ke sungai dan terbawa ke sebuah desa. Di desa tersebut, Kei hidup damai bersama seorang nenek yang memungutnya walaupun itu hanya sementara. Di sisi lain, Satou yang merupakan ketua dari kelompok pemberontak melakukan berbagai cara yang tidak terduga. Satou membuat Kouji yang merupakan kelinci percobaan pemerintah sebelumnya yang dibebaskan oleh Satou melakukan hal yang tidak diduga oleh Kouji. Satou membawa Kouji dan membuat sebuah ultimatum kepada pemerintah melalui wartawan yang memang saat itu menunggu di depan gedung. Ultimatum tersebut menyerukan agar pemerintah dan masyarakat tidak menangkap Ajin lagi. Ultimatum tersebut sempat menjadi heboh oleh media, akan tetapi yang namanya masyarakat tidak akan pernah percaya begitu saja. Hal tersebut tidak akan membuat Satou frustasi, karena bukan itulah yang direncanakannya sejak awal. Ultimatum tersebut ternyata bertujuan untuk mengundang seluruh Ajin di kota Tokyo untuk dikumpulkan ke organisasi miliknya. Satou yang merupakan ketua dari organisasi tersebut berpidato untuk merencanakan penghancuran kota agar Ajin dapat menduduki pemerintahan. Semua Ajin mengikuti rencana Satou tersebut, akan tetapi ada dua Ajin yang tidak dapat mengikutinya karena berbeda prinsip.
 |
| Serangan bertubui-tubi |
Salah seorang pemadam kebakaran dan mahasiswa bernama Kou meloloskan diri. Satou dan kawanannya mengejar mereka, akan tetapi hanya Kou sajalah yang dapat meloloskan diri. Kou yang berhasil lolos kemudian bertemu dengan Kei yang saat itu berada di sebuah desa. Kou yang saat itu mengajak Kei untuk melawan Satou dikurung di dalam truk karena Kei tidak ingin kehidupan damainya terganggu. Di tempat lain, Satou dan kawanannya mulai melakukan pergerakan dengan menghancurkan sebuah gedung kementrian kesehatan. Disinilah adegan yang paling badass, Satou menggunakan kemampuannya membajak pesawat dan menabrakannya langsung ke gedung tersebut. Satou yang merupakan ajin tidak akan mati dan berhadapan dengan seluruh pasukan polisi SAT. Sayangnya, Satou terkecoh dengan mengira polisi akan menembaknya dengan senjata penidur padahal polisi menembaknya dengan senjata api. Polisi-polisi tersebut memiliki rencana untuk membawa Satou ke laboratorium dengan menembakinya, akan tetapi bukan hanya Satou saja yang beraksi melainkan kawanannya juga ikut serta. Polisi yang menembakinya ditembaki oleh temannya satu persatu dan di sinilah Satou mengambil kesempatan untuk membunuh seluruh pasukan dengan kemampuannya tersebut. Perlu diketahui bahwa kemampuannya tersebut diperolehnya dari pelatihannya sebagai seorang militer di masa lalu. Dan akan saya jelaskan lebih lengkapnya lagi di artikel selanjutnya, terima kasih
No comments:
Post a Comment