Wednesday, July 29, 2015

Aoi Bungaku

     Sudah lama tidak mengisi blog ini, kali ini saya akan sedikit mereview sebuah anime berjudul "Aoi Bungaku". Mungkin teman-teman tidak mengetahui anime ini karena anime ini tidak begitu dikenal oleh penikmat anime.
Aoi Bungaku
     Aoi Bungaku, salah satu anime yang menceritakan berbagai kisah dari literatur-literatur sastra Jepang terkenal pada masanya seperti Osamu Dazai. Anime ini terdiri dari 12 episode dan terdiri dari 6 literatur yang diceritakan. Anime ini sangat menarik karena tidak seperti anime-anime lainnya yang mengutamakan lagu opening, Aoi Bungaku membukanya dengan seorang narator yang menceritakan biografi sang penulis literatur. Dan yang menarik dari narator tersebut adalah, di akhir dia selalu mengucapkan 
 "Kessaku wa Aodesu" yang jika di Indonesiakan adalah "Masterpiece itu biru"
Entahlah apa maksud dari biru tersebut, apa berarti luas atau memiliki arti lain. Sekilas, anime ini menarik karena bergenre Drama, Psychological, dan Historical. Ketika bergenre Psychological mungkin saya menyukai genre tersebut bukan karena ingin dikatakan anti mainstream, akan tetapi memiliki pengaruh tersendiri dalam hidup saya. Mungkin penjelasan dari genre-genre karya seni akan saya bahas pada artikel selanjutnya. Aoi Bungaku terdiri dari 6 masterpiece yang dikemas dalam 12 episode anime. Kali ini saya akan memisahkan menjadi 6 bagian agar tidak terjadi tumpang tindih.
Ningen Shikkaku
    
     1). Ningen Shikkaku (No Longer Human) adalah sebuah masterpiece dari salah satu penulis terkenal Osamu Dazai. Karya ini terdiri dari 4 bab dan dikemas dalam bentuk anime dalam 4 episode. Ningen Shikkaku menceritakan sebuah kisah seorang anak muda tidak memiliki tujuan hidup yang berjuang untuk bertahan hidup dari kerasnya kehidupan. Anak muda yang tidak memiliki tujuan hidup, jatuh dalam keputusasaan konsumsi alkohol dan narkoba. Dalam kisahnya, anak muda tersebut berasal dari keluarga kaya akan tetapi hidupnya tidak sebahagia yang dia rasakan karena senyum yang dimilikinya terhadap orang lain hanyalah senyum palsu. Cerita semakin menarik ketika ia bangkit dari keterpurukan dan membuat manga untuk menafkahi hidup, tetapi kehidupan tidak mudah seperti yang dibayangkannya. Perasaan takut dan bersalah akan masa lalu yang terus menghantui serta masyarakat yang selalu saja menghakimi. Di akhir bab atau episode, anak muda tersebut melarikan diri dari kenyataan dan tenggelam dalam kesendirian serta ketakutan. Sebuah cerita yang menyenangkan serta menyedihkan, perasaan bercampur menjadi satu dalam satu cerita. Perasaan sang penulis mencurahkan isi hatinya membuat saya terkagum bagaimana dirinya menceritakannya dalam sebuah karya sastra. Dari narator tersebut, sang penulis Osamu Dazai meninggal bunuh diri setelah menulis cerita tersebut akibat depresi, dapat dilihat dari akhir anak muda yang diceritakan tersebut. 

Sakura no Mori no Mankai no Shita
     2). Sakura no Mori no Mankai no Shita (In The Forest, Under Cherries in Full Bloom) adalah sebuah masterpiece dari salah penulis Ango Sakaguchi. Karyanya cukup unik karena menceritakan sisi gelap dari keceriaan bunga sakura. Karakter utama yang seorang bandit gunung bertemu dengan seorang perempuan berwajah rupawan yang diculiknya. Bandit tersebut memiliki sembilan istri, akan tetapi saat bertemu dengan perempuan tersebut, ia diperdaya untuk membunuh istri-istrinya sebagai syarat untuk menjadi suaminya. Bandit tersebut sanggup melakukan hal tersebut dan membunuh istri-istrinya kecuali satu orang. Kehidupan bandit tersebut berjalan dan perempuan yang dijadikan istrinya tersebut  meminta kepala dari berbagai orang sebagai koleksi dan hal tersebut terus saja dimintanya. Hingga akhirnya bandit tersebut sadar bahwa dia telah diperdaya oleh wanita yang dicintainya. Hingga akhirnya bandit tersebut mati bersama dengan istrinya di bawah pohon sakura yang berguguran mengantarkan kematian mereka bersama-sama. Sekilas, cerita ini menarik untuk diikuti walau awalnya cerita ini didahului oleh perasaan gembira dan berakhir dengan cerita tragis. Sebuah cerita yang mengisyaratkan bahwa dibalik kesenangan dan kegembiraan terdapat kesedihan dan cerita tragis dibaliknya.

Kokoro
     3). Kokoro (Heart), sebuah masterpiece dari salah satu penulis Natsume Soseki. Karyanya menceritakan seorang pemuda pada era meiji yang sedang menuntut ilmu. Pemuda tersebut tinggal di sebuah rumah mewah dimana hidup seorang ibu dan anak perempuan, karena ia tidak memiliki rumah maka ia menyewa sebuah kamar yang digunakannya untuk tinggal selama belajar. Pemuda tersebut memiliki seorang sahabat bernama K yang diajaknya tinggal bersama di rumah tersebut. Perasaan penulis yang dikemas dalam karya tersebut menceritakan bagaimana K menjalani hidupnya penuh dengan rasa cinta dan malu terhadap anak perempuan pemilik rumah tersebut. Penulis juga menceritakan bagaimana rasa keegoisan pada diri pemuda dan sahabatnya tersebut terhadap rasa cinta yang dipendamnya terhadap putri pemilik rumah tersebut. Hingga akhirnya K lebih memilih bunuh diri daripada harus melawan sahabatnya tersebut. Kata-kata terakhir dari K kepada pemuda tersebut adalah "Musim dingin ini tidak dingin seperti biasanya". Sebuah cerita mengenai persahabatan, cinta, kepercayaan, dan nafsu.

Hashire, Melos!
     4). Hashire, Melos! (Run, Melos!) adalah sebuah karya seni yang diceritakan ulang oleh salah satu penulis Osamu Dazai. Karya ini menceritakan seorang pemuda yang memiliki bakat untuk membuat sebuah naskah cerita dan drama. Perjalanannya menjadi seorang penulis didukung oleh sahabatnya yang merupakan seorang pemain drama teater. Ia dan sahabatnya bertekad pergi ke Tokyo, akan tetapi sahabatnya merusak kepercayaannya dengan meninggalkannya menaiki kereta api. Perasaan campur aduk dirasakan oleh karakter utama dalam menceritakan sebuah karya seni berjudul "Run, Melos!". Melos merupakan seorang pemberontak dan ketika akan dieksekusi ia meminta waktu tiga hari untuk mengunjungi pernikahan adiknya. Raja yang tidak percaya membuat Melos meminta untuk mengorbankan sahabatnya sendiri untuk menggantikannya dieksekusi jika ia tidak kembali saat matahari terbenam. Sekembalinya dari pernikahan tersebut, jalan yang dilalui Melos tidak semulus yang diperkirakannya dan sahabatnya tersebut terus menunggunya. Hal tersebut sama seperti yang dialami oleh karakter utama dimana ia menunggu dan terus menunggu sahabatnya datang menghampirinya. Hingga akhirnya, di akhir cerita Melos berhasil menggantikan sahabatnya tersebut. Akhir cerita sang karakter utama penuh dengan perasaan haru dan sedih karena bagaimanaun sahabatnya yang terus ditunggunya tidak bisa menghampirinya. Sebuah cerita yang dibalut oleh persahabatan abadi antara dua orang sahabata.

Kumo no Ito
     5). Kumo no Ito (The Spider's Thread) adalah sebuah karya seni dari salah satu penulis muda di masanya Ryunosuke Akatagawa. Penulis membuat sebuah cerita yang ditujukan untuk anak-anak sehingga menjadi sebuah dongeng khusus anak-anak. Cerita ini berawal dari seorang penjahat yang banyak melakukan kejahatan dengan membunuh banyak manusia untuk memenuhi nafsunya tersebut. Akan tetapi ia membiarkan seekor laba-laba dan tidak membunuh laba-laba tersebut. Penjahat tersebut tertangap dan dieksekusi oleh raja. Di neraka, penjahat tersebut merasakan kepedihan dari neraka dan meminta pertolongan. Laba-laba yang tidak dibunuhnya mengeluarkan sebuah jaring yang diturunkannya ke neraka agar penjahat tersebut dapat menaikinya menuju surga. Akhir dari cerita tersebut, sang penjahat jatuh kembali ke neraka akibat nafsunya yang keluar darinya yang menyebabkan ia terjatuh kembali ke neraka. Cerita ini bermakna bahwa kebaikan kecil dapat menolong dirimu nanti dan nafsu yang keluar dari dirimu adalah iblis di dalam dirimu, oleh karena itu jangan pernah keluarkan nafsu tersebut secara berlebihan. Yah, walau ini cerita ini dimaksudkan untuk anak-anak akan tetapi cerita ini memiliki makna yang sangat dalam.

Jigoku Hen
     6) Jigoku Hen (Hell Screen) adalah sebuah karya seni yang diciptakan oleh penulis yang sama dari karya Kumo no Ito. Karya ini menceritakan seorang pelukis terkenal yang diambil oleh seorang raja untuk menceritakan kisahnya dalam sebuah lukisan. Raja yang memerintah tersebut terkenal kejam sehingga apa yang dilukiskan oleh pelukis tersebut merupakan sebuah neraka. Di sini, penulis menceritakan kepedihan yang dialaminya, masa-masa kejayaan yang menghilang serta rasa depresi yang berlebihan membuatnya menulis cerita yang penuh dengan kebingungan ini. Narator dalam pembukanya menceritakan bahwa penulis meninggal bunuh diri setelah menulis cerita seindah ini.

Tuesday, July 21, 2015

Ajin

"Kenapa seseorang haruslah mati? Apakah menjadi abadi merupakan anugerah atau kutukan?" 
      mungkin itulah kata pembauka yang tepat untuk review manga yang satu ini. Manga ini berjudul AJIN atau dalam bahasa inggrisnya DEMI-HUMAN.
Cover Ajin Volume 1
     Ajin manga yang mungkin hanya segelintir orang saja yang tau. Manga ini masih fresh atau baru diterbitkan oleh majalah bulanan GOOD! AFTERNOON pada tanggal 7 maret 2012. Di MAL (MyAnimeList), manga ini mendapatkan skor 7,96 yang berarti manga ini reccomended untuk dibaca. Ajin, bercerita tentang manusia yang tidak dapat mati atau abadi. Di manganya, ajin pertama kali ditemukan di peperangan di negara Afrika tujuh belas tahun yang lalu. Karena hal tersebutlah, seorang Ajin akan dihargai milyaran yen apabila diserahkan kepada pemerintahan. Oke, kita kembali ke awal cerita. Cerita dimulai dengan kehadiran MC (Main Character) bernama Nagai Kei. Kei merupakan seorang anak SMA biasa dengan kepandaian yang luar biasa. Karena kepandaiannya lah, Kei mempunyai banyak teman di sekolahnya. Tujuan Kei sebenarnya adalah agar dapat menyembuhkan adiknya yang sedang sakit keras.
Kei hidup kembali setelah tertabrak truk
Hingga suatu hari ketika Kei berangkat sekolah, sebuah truk menabraknya hingga tubuhnya hancur dan tentu saja orang normal akan mati. Akan tetapi tidak bagi Kei yang merupakan Ajin, Kei yang tidak mengetahui bahwa dirinya Ajin berlari sekuat tenaga untuk kabur dari polisi dan wartawan yang terus mengejarnya. Kei yang terus berlari tanpa harapan akhirnya menelepon kawan lamanya yang telah lama ia buang, Kai. Kai yang dimintai tolong oleh Kei membawa Kei pergi menjauh dari kota untuk menghindari kejaran polisi. Akan tetapi, kabar bahwa Kei yang merupakan seorang Ajin membuat banyak orang ingin mendapatkannya walaupun nyawa taruhannya. Kei dan Kai kemudian pergi ke hutan dan bertemu dengan orang asing yang akan membawanya ke polisi. Sebagai seorang Ajin, Kei memiliki kemampuan yang dimiliki oleh semua Ajin yaitu melemahkan manusia dengan teriakannya. Oleh karena hal tersebut, orang asing tersebut dapat dikalahkan dan Kei serta Kai dapat lolos dari pengejaran. Kei yang tidak ingin mengikutsertakan sahabatnya tersebut, pergi menghilang dengan meninggalkan Kai. Di sisi lain kepolisian terus mengejar Kei dengan bantuan dari kementrian kesehatan. Salah satu dari anggota kementrian, Tosaki Yuu ikut serta dalam operasi pengejaran Ajin bersam dengan asistennya, Izumi Shimomura yang merupakan seorang Ajin juga. Kembali ke Kei, Kei yang mendapatkan pesan dari salah satu Ajin bernama Satou dan Kouji kemudian menemui mereka karena Adiknya Eriko ditahan. Kei yang bertemu dengan mereka kemudian tidak mendapatkan adiknya karena mereka telah melepaskannya saat diperjalanan. Di tempat itu, Satou dan Kouji menawarkan kepada Kei apakah ia akan bergabung di organisasi mereka. Kouji yang mencoba kelayakan Kei kemudian menembak Kei dengan senjata penidur dan mereka akhirnya menyerahkan Kei ke pemerintah.
IBM Kei VS IBM Satou
     Di pemerintahan atau lebih tepatnya di gedung kesehatan, Kei dijadikan kelinci percobaan. Seluruh badannya disiksa dan diambil secara paksa untuk dijadikan bahan percobaan. Kei yang merasa kesakitan dan frustasi akhirnya mendapati dirinya bertemu dengan Kouji. Kouji kemudian memerintahkan Kei untuk mengeluarkan wujud aslinya sehingga Kei kemudian mengeluarkan IBMnya dan mencoba untuk membunuh si dokter bedah. Akan tetapi, ia tidak mampu karena ia tidak ingin dibenci Kai. Beberapa hari setelah kejadian tersebut, Satou dan Kouji menyerang gedung tersebut agar Kei dapat keluar dari tempat tersebut. Akan tetapi, Kei yang keras kepala pergi sendiri dengan bantuan IBMnya. Satou yang melihat hal tersebut menyerang Kei dengan IBMnya dan terjadilah pertempuran yang hebat antara IBMnya Kei dengan IBMnya Satou. Kei yang bisa meloloskan diri dari serangan tersebut kemudian lompat ke sungai dan terbawa ke sebuah desa. Di desa tersebut, Kei hidup damai bersama seorang nenek yang memungutnya walaupun itu hanya sementara. Di sisi lain, Satou yang merupakan ketua dari kelompok pemberontak melakukan berbagai cara yang tidak terduga. Satou membuat Kouji yang merupakan kelinci percobaan pemerintah sebelumnya yang dibebaskan oleh Satou melakukan hal yang tidak diduga oleh Kouji. Satou membawa Kouji dan membuat sebuah ultimatum kepada pemerintah melalui wartawan yang memang saat itu menunggu di depan gedung. Ultimatum tersebut menyerukan agar pemerintah dan masyarakat tidak menangkap Ajin lagi. Ultimatum tersebut sempat menjadi heboh oleh media, akan tetapi yang namanya masyarakat tidak akan pernah percaya begitu saja. Hal tersebut tidak akan membuat Satou frustasi, karena bukan itulah yang direncanakannya sejak awal. Ultimatum tersebut ternyata bertujuan untuk mengundang seluruh Ajin di kota Tokyo untuk dikumpulkan ke organisasi miliknya. Satou yang merupakan ketua dari organisasi tersebut berpidato untuk merencanakan penghancuran kota agar Ajin dapat menduduki pemerintahan. Semua Ajin mengikuti rencana Satou tersebut, akan tetapi ada dua Ajin yang tidak dapat mengikutinya karena berbeda prinsip.
Serangan bertubui-tubi
     Salah seorang pemadam kebakaran dan mahasiswa bernama Kou meloloskan diri. Satou dan kawanannya mengejar mereka, akan tetapi hanya Kou sajalah yang dapat meloloskan diri. Kou yang berhasil lolos kemudian bertemu dengan Kei yang saat itu berada di sebuah desa. Kou yang saat itu mengajak Kei untuk melawan Satou dikurung di dalam truk karena Kei tidak ingin kehidupan damainya terganggu. Di tempat lain, Satou dan kawanannya mulai melakukan pergerakan dengan menghancurkan sebuah gedung kementrian kesehatan. Disinilah adegan yang paling badass, Satou menggunakan kemampuannya membajak pesawat dan menabrakannya langsung ke gedung tersebut. Satou yang merupakan ajin tidak akan mati dan berhadapan dengan seluruh pasukan polisi SAT. Sayangnya, Satou terkecoh dengan mengira polisi akan menembaknya dengan senjata penidur padahal polisi menembaknya dengan senjata api. Polisi-polisi tersebut memiliki rencana untuk membawa Satou ke laboratorium dengan menembakinya, akan tetapi bukan hanya Satou saja yang beraksi melainkan kawanannya juga ikut serta. Polisi yang menembakinya ditembaki oleh temannya satu persatu dan di sinilah Satou mengambil kesempatan untuk membunuh seluruh pasukan dengan kemampuannya tersebut. Perlu diketahui bahwa kemampuannya tersebut diperolehnya dari pelatihannya sebagai seorang militer di masa lalu. Dan akan saya jelaskan lebih lengkapnya lagi di artikel selanjutnya, terima kasih

Monday, July 20, 2015

Tate no Yuusha no Nariagari

     Selamat datang di artikel ini, kali ini saya akan membahas sedikit tentang salah satu komik jepang atau yang banyak disebut manga oleh penggemarnya. Manga yang akan saya bahas kali ini berjudul "Tate no Yuusha no Nariagari". Sekilas manga ini tidak terlalu banyak diminati oleh orang lain, mungkin karena manga ini tidak terkenal atau bagaimana. Akan tetapi, manga ini menduduki peringkat 10 besar di salah satu situs baca manga online dan berada di ranking 143 di MAL (My AnimeList) dengan skor 8,49. Manga ini diadaptasi dari Light Novel dengan judul yang sama.

Cover manga Tate no Yuusha no Nariagare
     Manga ini mengisahkan tentang seorang mahasiswa jepang bernama Iwatani Naofumi yang masuk ke dimensi lain untuk menjadi seorang pahlawan demi menyelamatkan dunia tersebut dari serangan monster ganas. Perlu diketahui bahwa pahlawan yang ditugaskan tersebut berasal dari dunia dan dimensi yang berbeda-beda serta jumlah pahlawan tersebut ada empat. Empat pahlawan tersebut yaitu pahlawan tombak (Hero of Lance), pahlawan panah (Hero of Arrow),dan pahlawan pedang (Hero of Sword), dan pahlawan tameng (Hero of Shield).Sialnya si Nao mendapatkan class Hero yang tidak menguntungkan yaitu Hero of Shield (Pahlawan Tameng) dimana pahlawan tersebut memiliki pertahanan (defense) yang tinggi tapi serangan (attack) yang lemah sehingga dianggap tidak pantas menjadi pahlawan.
Status Iwatani Naofumi
     Karena statusnya tersebut, Nao dianggap sebagai pahlawan yang lemah sehingga ketika pengumpulan pengikut-pengikut pahlawan, Nao pun tidak mendapatkannya. Frustasi dibuatnya, Nao akhirnya mendapatkan satu pengikut bernama Sofia yang di chapter-chapter selanjutnya adalah putri kerajaan. Raja dari negeri tersebut akhirnya memerintahkan pahlawan-pahlawan tersebut untukmelakukan petualangan seperti halnya dalam dunia game. Sofia yang cantik dan menawan membuat Nao jatuh hati padanya, sayang Sofia yang cantik tersebut ternyata memiliki sifat jahat dengan memanfaatkan uang dari raja yang diberikan kepada Nao untuk membeli perlengkapan. Sofia mencuri uang tersebut dan membelot Nao dengan menuduhnya melakukan pelecehan seksual. Nao kemudian dibawa ke hadapan raja dan akan dieksekusi mati, Nao yang melihat Sofia dengan wajah sinis merasa tidak percaya bahwa dirinya benar-benar dimanfaatkan. Melihat kenyataan tersebut, Nao yang merasa diremehkan oleh penduduk kerajaan serta pahlawan lainnya akhirnya tersadar dan pergi dari istana dan mengembara sendirian dengan membawa perasaan dendam terhadap Raja. Masih di kerajaan yang sama, Nao bertemu dengan Berocas yang merupakan penjual pasar gelap.
Raphtalia dan Nao bertemu pertama kali
      Di tempat tersebut, Nao membeli salah satu Demi-Human dari bangsa rakun yang dijadikan budak bernama Raphtalia. Bangsa rakun adalah bangsa yang berasal dari negeri lain yang negerinya telah dimusnahkan oleh pasukan monster. Tujuan Nao membelinya karena Nao yang tidak memiliki serangan (attack) tinggi dan tidak boleh memegang senjata untuk merekrut Raphtalia agar dapat menjadikannya pedang bagi dirinya. Nao yang memiliki sifat keras hati setelah dikhianati perlahan melunak kepada Raphtalia yang merupakan budaknya. Raphtalia yang melihat diri Nao yang lain akhirnya menjadi seorang yang setia kepada majikannya. Perlahan tapi pasti, kemampuan Raphtalia dalam serangan membuahkan hasil dengan meningkatnya level dari Nao dan Raphtalia. Raphtalia akhirnya tumbuh dewasa dalam waktu cepat karena merupakan demi-human akibat meningkatnya level. Sedangkan, Nao dapat mengupgrade dan menambahkan skill-skill pada tamengnya agar dapat bertahan. Skill-skill yang dimiliki Nao terbilang unik karena dapat membuat potion untuk menyembuhkan (healing), mengeluarkan tali, mengeluarkan angin, bahkan dapat membuat tameng yang sangat besar, dan skill-skill lainnya. Kembali ke kota tadi, Nao dan Raphtalia mengupgrade pakaiannya.
Wave of Calamity
     Nao disambut baik oleh pandai besi (blacksmith) bernama Elhart yang merupakan teman baiknya di kota tersebut. Elhart memberitahukan Nao bahwa di kota tersebut terdapat jam pasir (hour glass) yang menandakan waktu penyerangan. Nao dan Raphtalia pergi ke gereja dimana terletak jam pasir tersebut. Di sana dirinya tidak disambut dengan baik, akan tetapi saat waktu telah habis Nao dan Raphtalia bersama pahlawan-pahlawan lain diteleportasi ke daerah penyerangan. Nao yang tidak memiliki serangan tinggi tentu saja tidak akan berdaya ketika serangan terjadi, oleh karena itu Nao dan Raphtalia pergi ke desa terdekat untuk membantu mengamankan desa. Setelah serangan berakhir, raja mengadakan  pesta demi merayakan kemenangan atas penyerangan tersebut. Suasana yang romantis diselingi dengan lagu-lagu yang syahdu membuat pesta tersebut menjadi meriah.  Akan tetapi, terjadi keributan di pesta tersebut dengan kehadiran Sofia sang pembelot bersama dengan pahlawan tombak bernama Motoyasu Kitamura. Kitamura yang merupakan seorang playboy melihat bahwa Nao memiliki seorang pengikut wanita dan mendengar bahwa ia memilki pengikut yang dijadikan budaknya. Mendengar hal tersebut, raja marah dan memerintahkan Nao untuk melepas Raphtalia. Akan tetapi, Nao tidak akan mau melepaskan Raphtalia sehingga raja memerintahkan Kitamura untuk melakukan duel dengan Nao ditonton oleh rakyat negeri tersebut.
Duel antara Nao dengan Kitamura
     Duelpun terjadi, Kitamura yang unggul lebih dahulu karena memiliki serangan (attack) yang mematikan dibuat bertekuk lutut karena dikalahkan telak oleh Nao yang memiliki pertahanan (defense) yang kuat. Sofia yang kaget melihat hal tersebut kemudian melakukan kecurangan dengan menembakkan sihir angin pada Nao yang membuka celah sehingga Kitamura dapat menyerang balik. Akibat serangan tersebut, Nao dikalahkan dan Raphtalia dibebaskan dari perbudakan. Raphtalia yang sudah dibebaskan tidak berterima kasih kepada Kitamura dan menamparnya kemudian menangis karena Nao merupakan seseorang yang sangat berarti olehnya. Beberapa saat kemudian, dua pahlawan lainnya datang dan memberitahukan bahwa Kitamura bertindak curang dengan melakukan serangan sihir tiba-tiba oleh Sofia. Kedua pahlawan tersebut melihat dengan jelas kecurangan tersebut dan rakyat yang melihatnya tidak ingin mengaku karena yang melakukan sihir tersebut adalah Sofia anak raja. Melihat hal tersebut, Raja dan Sofia merasa tidak berdaya dan melepaskan Nao dan Raphtalia dalam tangisan mereka.
Sekian dulu review manga ini karena saya sudah lelah, insya Allah saya akan lanjutkan kembali jika ada waktu.