Sunday, September 25, 2016

WEDUSAN (Agerantum conyzoides L.) di Hutan UB

Wedusan (Ageratum conyzoides)
Bandolan (Ageratum conyzoides) atau dalam bahasa lokalnya (Jw) yaitu wedusan merupakan salah satu tanaman herba yang banyak hidup di daerah pegunungan dengan ketinggian rata – rata 1200 mdpl. Tanaman ini termasuk ke dalam kelas Magnoliopsida, Ordo Asterales, dan Famili Asteraceae (itis., 2016). Tanaman ini banyak ditemukan di wilayah Hutan UB, kawasan lereng Gunung Arjuno di Dusun Sumbersari, Desa Tawang Argo, Karangploso, Kabupaten Malang. Wedusan merupakan tanaman yang berasal dari daerah tropis Amerika, khususnya Brazil dan subtropis, dan juga merupakan tanaman invasive di beberapa daerah. Di Indonesia khususnya daerah jawa, wedusan merupakan tanaman yang di introduksi dan belum disebut sebagai tanaman invasive (Everaarts, 1981). Tanaman
Morfologi Wedusan
ini merupakan tanaman herba dengan ketinggian rata – rata 30 - 90 cm dan bercabang Berdaun tunggal menyirip bertangkai sepanjang 1 hingga 10 cm, letaknya saling berhadapan dan bersilang, helaian daun bulat telur , ujung runcing, pangkal membulat, tepi bergerigi, kedua permukaan daun meroma dengan kelenjar yang terletak di permukaan bawah daun (abaksial), berwarna hijau. Bunga majemuk berkumpul 3 atau lebih, berbentuk malai rata yang  keluar dari ujung tangkai, berwarna putih keungu – unguan, panjang bonggol bunga 6 – 8 mm, dengan tangkai berambut. Buah bulat panjang berwarna hitam dan bentuknya kecil. Batang berbentuk bulat berbulu tebal tak berkayu (pom, 2008).  
     Menururt Githens (1948), tanaman ini dimanfaatkan sebagai obat herbal di beberapa wilayah di Afrika, Asia, dan Amerika Selatan. Berkhasiat sebagai obat pencahar, penurun panas, untuk ophthalmia, kolik, pengobatan bisul, serta penutup luka. Tanaman ini termasuk dalam tanaman dikotil dan memiliki akar tunggang sehingga tanaman ini cocok hidup di daerah pegunungan dikarenakan akar tunggang pada tanaman ini dapat mencegah terjadinya erosi pada tanah pegunungan. Pada kawasan hutan UB, wedusan merupakan tanaman yang mendominasi dengan nilai persentase sekitar 90 % dengan titik koordinat tanaman paling banyak ditemukan yaitu S 07o 49’ 28.7’’ E 112o 34’ 40.7’’. Kawasan Hutan UB merupakan kawasan yang sangat cocok dijadikan sebagai habitat tumbuh dari wedusan (Ageratum conyzoides) karena berikilim tropis dan berada di ketinggian sekitar 1000 – 1200 mdpl. Bermacam – macam tanaman herba yang tersebar di kawasan ini, dapat menjadikan Hutan UB sebagai kawasan hutan konservasi yang bermanfaat bagi organisme – organisme lainnya seperti Pohon, perdu, vertebrata, dan organisme lain. Dan semoga ke depannya penggunaan Hutan UB tidak hanya sekedar digunakan sebagai Hutan saja. SALAM KONSERVASI !!!


DAFTAR PUSTAKA

No comments:

Post a Comment